文章
  • 文章
国际

Kapolda Metro:Mau coba-coba melanggar hukum,silakan!

2017年4月18日下午2:24发布
更新时间2017年4月18日下午2:24

Plt Gubernur DKI雅加达Sumarsono(tengah),Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan(kanan),dan Pangdam Jaya / Jayakarta Mayjen TNI Jaswandi(kiri)bersiap memberikan keterangan pers hasil pertemuan di Markas Kodam Jaya / Jayakarta,Jakarta,Kamis(13 / 4)。 Foto oleh Widodo S. Jusuf / ANTARA

Plt Gubernur DKI雅加达Sumarsono(tengah),Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan(kanan),dan Pangdam Jaya / Jayakarta Mayjen TNI Jaswandi(kiri)bersiap memberikan keterangan pers hasil pertemuan di Markas Kodam Jaya / Jayakarta,Jakarta,Kamis(13 / 4)。 Foto oleh Widodo S. Jusuf / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan mengecam sejumlah tokoh yang bersikeras menggelar Tamasya Al-Maidah saat Pilkada DKI Jakarta digelar Rabu 4月19日。 Menurut Iriawan aksi tersebut berpotensi memicu konflik。

“Maklumat sudah jelas,kalau ada mobilisasi massa akan dipulangkan.Kalau dia melanggar,kami tindak tegas.Ini mencakup semua,bukan cuma sama(Tamasya)Al-Maidah,”kata Iriawan usai gelar pasukan di Ecovention Ancol,Jakarta Utara,Selasa 4月18日。

Iriawan mengatakan dirinya akan berpatroli meninjau langsung sejumlah TPS bersama Pangdam Jaya Mayjen Jaswandi,besok。 Mantan Kapolda Jawa Barat ini memastikan tidak akan ada toleransi bagi siapa yang yang berniat mengganggu Pilkada。

“Ada saya dan Pak Pangdam Jaya yang menjaga tiap TPS.Siapa pun juga yang mencoba(mengerahkan massa),kami tidak melihat siapa(latar belakangnya).Yang mencoba mengganggu pemungutan suara akan kami tindak tegas,”kata Iriawan。

Iriawan memastikan ancaman tersebut bukan sekedar isapan jempol belaka。 “Mau coba-coba melanggar hukum,silakan!” 坦堂伊里亚万。

Seperti ,sejumlah tokoh校友aksi 212 berencana menggelar Tamasya Al-Maidah。 Mereka akan mengirim 100 orang untuk menjaga satu tempat pemungutan suara(TPS)saat hari pemilihan berlangsung。

Sejumlah tokoh yang kemarin hadir dalam pertemuan bertajuk“Tokoh 212 untuk Tamasya Al-Maidah”di Aula Buya Hamka,Maskid Universitas Al-Azhar Kebayoran Baru antara lain Amien Rais,Ansufri Idris,Asri Harahap,dan Eggi Sudjana。

Dalam pertemuan tersebut mereka bersikukuh akan tetap menggelar Tamasya Al-Maidah,meskipun Kapolri telah mengeluarkan maklumat berisi larangan terhadap aksi ini。 -Rappler.com