文章
  • 文章
国际

Polri masih kesulitan mengidentifikasi penyerang Novel Baswedan

2017年4月17日下午6点06分发布
2017年4月17日下午6:06更新

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK)小说Baswedan menyapa wartawan saat akan dirujuk ke rumah sakit khusus mata di Jakarta,Selasa(11/4)。 Foto oleh Aprillio Akbar / ANTARA

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK)小说Baswedan menyapa wartawan saat akan dirujuk ke rumah sakit khusus mata di Jakarta,Selasa(11/4)。 Foto oleh Aprillio Akbar / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Kepala Divisi Humas Polri Irjen男孩Rafli mengatakan dua CCTV杨diambil dari kediaman小说Baswedan tidak cukup membantu penyidik mengungkap pelaku penyiraman air keras ke wajah Novel。

“Ini peristiwa masih dinihari,matahari belum terbit。 Sejauh ini,belum ada info secara langsung dengan peristiwa tersebut,“kata Boy di Mabes Polri,Jakarta Selatan,Senin 2017年4月17日。

新的Baswedan disiram air keras oleh dua orang tak dikenal sesaat setelah menunaikan salat subuh berjamaah di masjid dekat kediamannya di Kelapa Gading,Jakarta Utara,Selasa 2017年4月11日。

男孩mengatakan CCTV杨terdapat di rumah小说tidak bisa digunakan untuk mengidentifikasi kedua wajah pelaku tersebut karena kualitas gambarnya tidak jernih。

男孩membandingkan dengan CCTV杨terdapat di rumah korban perampokan sekaligus penyekapan di sebuah rumah di Pulomas,雅加达帖木儿,beberapa waktu lalu。

“Kayak peristiwa Pulomas di situ CCTV sangat jelas.Kami bisa mempelajari gerak-gerik pelakunya yang di mana satu agak pincang.Itu memang diuntungkan,”kata Boy。

Meski begitu,男孩melanjutkan,pencarian terhadap pelaku penyiraman空气keras terhadap小说Baswedan masih terus dilakukan。 Antara lain dengan mempelajari照片orang mencurigakan yang sempat dipotret oleh Novel。

Namun Boy mengatakan orang yang dipotret Novel tersebut belum tentu pelaku penyiraman。 “Sekarang bagaimana mengejar,menyinkronkan orang-orang yang dicurigai ini dengan peristiwa ini,”kata Boy。 -Rappler.com