文章
  • 文章
国际

Ahok-Djarot akui ada kekurangan dalam rumah susun

2017年4月12日下午9点07分发布
2017年4月12日下午9:07更新

雅加达,印度尼西亚 - Seorang warga Rumah Susun Jatinegara Sukarto mengeluhkan fasilitas Rumah Susun yang selama ini ditinggalinya。

Kami saat ini tinggal di rusun yang sering bocor,padahal kami terus menanggung biaya?”kata Sukarto dalam acara debat gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta yang berlangsung di Hotel Bidakara,Jakarta Selatan,Rabu 2017年4月22日。

Menanggapi keluhan Sukarto tersebut,Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki“Ahok”Tjahaja Purnama mengakui ada beberapa kekurangan dalam rumah susun yang selama ini menjadi tempat relokasi bagi warga yang sebelumnya tinggal di bantaran kali。

Harus kami akui,beberapa rusun dengan kontraktor yang maling,berakibat seperti itu。 Sekarang kami perlambat,dengan perhatikan kualitas yang lebih baik,“kata Ahok。

Ahok mengatakan rumah susun diberikan kepada warga tanpa dipungut biaya。 Kalau ada biaya,itu adalah kontribusi untuk pemeliharaan linkungan。 “Yang tidak bisa bayar kami bantu lewat bantu operarasional,”kata Ahok。

Selain itu Ahok juga mengakui jika selama ini dirinya cenderung mengabaikan dampak sosial bagi penghuni rusun。 “Harus kami akui,ada unsur sosial yang tidak kami perhatikan。 Dulu tetangga terpisahkan,sekarang tetangga bisa tinggal di satu lantai di rusun,“kata Ahok。

Wakil Ahok,Djarot Saiful Hidayat,juga mengakui adanya kekurangan dalam pengadaan rumah susun bagi warga。 “Kami sudah ke Rusun Jatinegara。 Memang ada beberapa yang komplain,“kata Djarot。

Namun Djarot mengatakan dirinya dan Ahok tidak bisa memuaskan semua orang。 “Mohon maaf jika ada yang bocor,tapi kami tanggung-jawab untuk perbaiki,”kata Djarot。 -Rappler.com