文章
  • 文章
国际

Kapolda:Ungkap aktor intelektual di balik penyerangan Novel Baswedan

2017年4月12日上午11:41发布
2017年4月12日上午11:41更新

Anggota Pusat Kajian Antikorupsi(PUKAT)Universitas Gadjah Mada bersama sejumlah lembaga swadaya masyarakat di Yogyakarta membentangkan poster kecaman terkait peristiwa penyiraman air keras yang menimpa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK)Novel Baswedan di Kantor Pukat UGM,Selasa(11/4)。 Foto oleh Andreas Fitri Atmoko / ANTARA

Anggota Pusat Kajian Antikorupsi(PUKAT)Universitas Gadjah Mada bersama sejumlah lembaga swadaya masyarakat di Yogyakarta membentangkan poster kecaman terkait peristiwa penyiraman air keras yang menimpa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK)Novel Baswedan di Kantor Pukat UGM,Selasa(11/4)。 Foto oleh Andreas Fitri Atmoko / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Kapolda地铁Jaya Irjen Mochamad Iriawan男子气概男女主义者他/她是高级人物Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK)小说Baswedan。

“Ada pelaku di lapangan yang menyiram,tentu ada yang menyuruh,tidak mungkin berdiri sendiri,”kata Iriawan saat apel pagi di Jaya,Rabu 2017年4月12日。

新的Baswedan disiram空气keras oleh dua pelaku sesaat setelah menunaikan salat subuh berjamaah di masjid dekat rumahnya di Kelapa Gading,Jakarta Utara,Selasa 2017年4月11日。

Akibatnya Novel harus dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading untuk mendapatkan perawatan intensif。 Hari ini Novel akan diterbangkan ke Singapura untuk menjalani perawatan lanjutan。

Iriawan meminta anak buahnya bertindak cepat mengusut kasus ini。 “Jangan sampai blunder terlalu lama kita mengungkap ini,”kata Iriawan。“Mudah-mudahan secara cepat kita bisa ungkap siapa pelaku di balik ini。”

Saat ini polisi setidaknya telah menggali keterangan dari 15 saksi。 Polisi juga telah meminta keterangan dari keluarga Novel dan mengantongi foto-foto dari lokasi kejadian。

Iriawan mengatakan sangat penting bagi polisi untuk bisa mengungkap pelaku penyerangan terhadap Novel Baswedan。 “Karena akan jadi preseden kurang baik kepada penegak hukum secara keseluruhan,”kata Iriawan。- dengan laporan ANTARA / Rappler.com