文章
  • 文章
国际

Usut kasus Novel Baswedan,Kapolri bentuk tim khusus

2017年4月11日下午7:15发布
2017年4月11日下午7:15更新

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian(kiri)bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang,Sofyan Djalil(kanan)memberikan keterangan kepada wartawan mengenai kasus mafia tanah di Mabes Polri,Jakarta,Jumat(17/3)。 Foto oleh Reno Esnir / ANTARA

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian(kiri)bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang,Sofyan Djalil(kanan)memberikan keterangan kepada wartawan mengenai kasus mafia tanah di Mabes Polri,Jakarta,Jumat(17/3)。 Foto oleh Reno Esnir / ANTARA

印度尼西亚,BANDUNG。 Penyidik高级KPK小说Baswedan disiram空气keras saat pulang dari masjid usai menunaikan salat subuh berjamaah di Kelapa Gading,Jakarta Utara,Selasa 2017年4月11日。

Air keras yang menimbulkan luka bakar itu mengenai wajah dan mata Novel。 Penyidik yang sedang menangani kasus mega korupsi E-KTP itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading。

Kapolri Jenderal Tito Karnavian langsung memerintahkan bawahannya untuk mengusut kasus tersebut。 Tito bahkan akan membentuk tim khusus untuk mengungkap siapa pelaku dan dalang di balik aksi biadab tersebut。

“Saya sudah memerintahkan Polda Metro Jaya untuk membentuk tim khusus nanti diback-up dari Mabes Polri,untuk mencari dan mengungkap pelakunya,”kata Tito di Sekolah Staf dan Pimpinan(Sespim)Polri,Lembang Kabupaten Bandung Barat,Selasa 2017年4月11日。

Tito mengatakan dirinya mendapat telepon langsung dari Novel setelah kejadian itu。 Ia lalu memerintahkan Kapolres Jakarta Utara untuk memimpin olah tempat kejadian perkara(TKP)。

Mengenai motif pelaku apakah terkait dengan kasus korupsi E-KTP yang sedang ditangani Novel,Tito tidak mau berspekulasi。 Motif baru akan disimpulkan setelah polisi melihat fakta-fakta di lapangan。

“Saya tidak mau berspekulasi dengan motifnya mengenai apa,tapi kita akan melihat dari fakta-fakta di lapangan dulu,”ujarnya。 -Rappler.com