文章
  • 文章
国际

Promosi kopi,salak dan manggis di Negeri Kiwi

2017年4月6日下午4:00发布
更新时间2017年4月6日下午5:42

产品kopi印度尼西亚gencar dipromosikan di Selandia Baru。 Foto oleh KBRI

产品kopi印度尼西亚gencar dipromosikan di Selandia Baru。 Foto oleh KBRI

WELLINGTON,Selandia Baru - Beragam produk makanan dan minuman produksi Indonesia dijajakan pada acara Festival South East Asian Night Market,di Wellington,Selandia Baru akhir pekan lalu。 Pengunjung tertarik mencicipi biskuit,permen,kopi instan,kopi bubuk yang dipamerkan oleh tujuh perusahaan makanan dan minuman dari Indonesia。 Kedutaan Besar Republik Indonesia juga menyajikan aneka kuliner Nusantara。 Acara juga dimeriahkan penampilan kesenian dari negara anggota ASEAN yang ikut dalam festival ini。

产品makanan dan minuman merupakan komoditas yang potensial diekspor ke Negeri Kiwi itu。 Promosi kopi印度尼西亚gencar dilakukan。 Vincent,barista asal Indonesia menyajikan olahan kopi Indonesia yang dipasarkan oleh Ripe Coffee Roastery。 “Tanggapan konsumen atas produk kami cukup positif。 Kami bawa produk kopi unggulan sesuai keinginan konsumen di sini yang penikmat kopi dan menyukai makanan sehat,“ujar Dharma Jaya,perwakilan PT Kapal Api Global yang ikut dalam festival itu,sebagaimana dikutip kantor berita Antara。

特色咖啡asal Indonesia yang dipamerkan dalam festival tersebut adalah Kopi Gayo Aceh dan Kopi Manggarai Flores yang dipasarkan oleh perusahaan distributor di Auckland。 Promosi produk Indonesia sekaligus dimanfaatkan untuk menjajaki pasar di sana。

Menurut数据,ekspor produk makanan dan minuman印度尼西亚ke Selandia Baru pada tahun 2015 tercatat sekitar US $ 18,1 juta,atau sekitar 1,18 persen dari total impor produk makanan dan minuman Selandia Baru。 Pekan ini juga digelar pameran tekstil Indonesia di Auckland。 Beragam主题蜡染khas dipamerkan di sana。

Duta besar RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya。 Foto oleh Uni Lubis / Rappler

Duta besar RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya。 Foto oleh Uni Lubis / Rappler

Duta besar RI untuk Selandia Baru yang baru dilantik,Tantowi Yahya,menyambut gembira gencarnya promosi produk Indonesia di Selandia Baru。 “Saya berupaya agar defisit perdagangan kita dengan Selandia Baru dapat diatasi seiring dengan meningkatnya volume perdagangan kita dengan mereka,”ujar Tantowi,kepada Rappler,Kamis 2017年4月6日。

Menurut Tantowi,selain kopi yang sudah digemari masyarakat di Selandia Baru,beberapa produk buah tropis dari Indonesia siap masuk ke sana,termasuk Salak dan Manggis。 Kerjasama teknis antara kedua negara untuk meningkatkan perdagangan akan segera ditandatangani untuk melancarkan jalan bagi buah tropis Indonesia masuk ke pasar di negeri itu。 Yang memiliki peluang adalah buah Mangga,Belimbing dan Nanas。

Sebagai kepala外交官印度尼西亚di Selandia Baru,Tantowi juga bertekad meningkatkan promosi pariwisata ke Indonesia。 Jumlah wisatawan Selandia Baru ke berbagai destinasi dunia semakin meningkat。 Saat ini lebih dari 50 persen atau sekitar 2,5 juta penduduk negara itu bepergian setiap tahunnya。 “Dari jumlah itu kita baru kebagian 770 ribu orang。 Kita perlu kenalkan destinasi wisata印度尼西亚ke Selandia Baru。 Harus jemput bola,“kata Tantowi。 - Rappler.com