文章
  • 文章
国际

Pembunuhan terhadap siswa SMA Taruna Nusantara dilatari motif sakit hati

2017年4月1日下午8:32发布
2017年4月1日下午8:32更新

印度尼西亚YOGYAKARTA(更新) - Pihak kepolisian terus menyelidiki kasus pembunuhan terhadap siswa kelas X SMA Taruna Nusantara berinisial KWN。 Dia dibunuh oleh teman satu baraknya sendiri berinisial AMR。

AMR sendiri kini telah ditangkap oleh polisi dan ditetapkan sebagai tersangka。 Kapolres Magelang,AKBP Hindarsono yang mengatakan AMR hanya beraksi seorang diri dan tanpa bantuan pihak lain。

“Sesuai dengan prediksi awal kami,tersangka adalah tunggal dan melakukannya sendirian,”ujar Hindarsono yang dihubungi Rappler melalui telepon pada hari ini。

Berdasarkan hasil olah TKP,pemeriksaan saksi,alibi dan pengakuan tersangka sendiri,polisi menduga motif pembunuhan dipicu rasa sakit hati pelaku kepada korban。 Dia mengisahkan,ponsel milik pelaku diambil oleh pamong atau pengasuh SMA Taruna Nusantara ketika tengah dipinjam oleh korban。

“Pelaku kemudian meminta korban untuk mengurus kejadian itu,tetapi korban menolak,”kata dia。

Kekesalan itu semakin bertambah ketika korban mengetahui bahwa pelaku pernah mencuri uang milik temannya。 Namun,Hindarsono tidak menyebut名称uang yang sudah dicuri。

Kesal,pelaku kemudian berniat membunuh korban。 Aksi tersebut direncanakan dengan matang。 Berdasarkan pengakuan pelaku,pada Kamis 30 Maret dia pergi ke supermarket di sekitar sekolah untuk membeli pisau yang nantinya digunakan membunuh korban。

“琼脂tidak ketahuan petugas jaga,tersangka memasukan pisau ke dalam buku yang disimpan di dalam tas pesiar,”katanya menceritakan rencana pembunuhan。

AMR kini menjalani penahanan di Polresta Magelang dan disangka pasal berlapis yakni Pasal 80 ayat 3 junto pasal 76 C UU nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan atau Pasal 340 KUHP subside pasal 338 tentang tindak pidana pembunuhan berencana dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun。

“Kami upayakan proses hukum berlangsung cepat dan dilakukan sesuai dengan prosedur karena pelakunya tergolong anak-anak,”tutur Hindarsono。

Pasca kejadian tragis itu,aparat kepolisian kemudian melakukan pengamanan dengan Kodim setempat。 Patroli kini dilakukan setiap malam hingga dini hari。 Tujuannya,untuk memberikan rasa aman kepada para siswa Taruna Nusantara。 BACA : )

“Pengamanan di dalam SMA Taruna Nusantara akan kami serahkan kepada pihak sekolah,setidaknya pasca kondisi dinyatakan kondusif dan garis polisi di lokasi sudah diambil,”kata dia。

KWN ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh teman tarunanya pada Jumat dini hari sekitar pukul 04:00 di Barak G17 kamar 2B。 Di jasadnya terdapat luka gorokan di leher sepanjang 10厘米。 Kasus ini menghebohkan publik karena menjadi peristiwa pembunuhan pertama di sekolah bergengsi tersebut。 - Rappler.com