文章
  • 文章
国际

Setelah perayaan Nyepi,巴厘岛mulai bergeliat lagi

2017年3月29日上午10:11发布
更新时间:2017年3月29日上午10:11

Seorang petugas keamanan adat Bali atau Pecalang berpatroli di jalan tol Bali Mandara saat Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1939 di Desa Adat Tuban,Badung,Bali,Selasa(28/3)。 Foto oleh Panji Anggoro / ANTARA

Seorang petugas keamanan adat Bali atau Pecalang berpatroli di jalan tol Bali Mandara saat Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1939 di Desa Adat Tuban,Badung,Bali,Selasa(28/3)。 Foto oleh Panji Anggoro / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Sehari setelah perayaan Nyepi,suasana di Bali berangsur-ansur mulai正常。 Sejumlah pasar tradisional mulai dikunjungi warga dan beberapa kendaraan sudah mulai melintas di jalanan。

Aktivitas warga misalnya sudah terlihat di Pasar Pemedilan dan Pasar Badung,meskipun belum seramai biasanya。 Puluhan truk sampah bahkan sudah mulai beroperasi sejak pagi tadi。

Truk-truk tersebut sebagian besar mengakut sampah dari bekas sesaji serta aneka bungkus makanan-minuman ketika warga melakukan malam“pengerupukan”dengan mengarak ribuan ogoh-ogoh。

Meski aktivitas warga mulai begeliat,namun secara umum suasana di beberapa tempat di Bali masih sangat sepi。 Sejumlah ruas jalan juga masih lengang。 Toko-toko di sepanjang jalan utama Kota Denpasar yang biasanya rampai juga masih tutup。

Kantor-kantor pemerintah dan swasta juga belum beroperasi。 Anak-anak sekolah双关语masurh libur。 Sebab pemerintah setempat memberlakukan libur selama tiga hari,mulai dari 27 hingga 29 Maret。 -dengan laporan ANTARA / Rappler.com