文章
  • 文章
国际

Kota Bima tetapkan darurat banjir hingga 30 Maret

2017年3月28日上午11点发布
2017年3月28日上午11:00更新

Anggota Pol PP dibantu warga melakukan pembersihan gang dan jalan utama dari lumpur dan material akibat banjir di Kota Bima,NTB,Senin(27/3)。 Foto oleh Raka Mariko / ANTARA

Anggota Pol PP dibantu warga melakukan pembersihan gang dan jalan utama dari lumpur dan material akibat banjir di Kota Bima,NTB,Senin(27/3)。 Foto oleh Raka Mariko / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Pemerintah Kota Bima,Nusa Tenggara Barat,menetapkan masa tanggap darurat bencana banjir selama lima hari dari 26 hingga 30 Maret 2017 mendatang。

“Distribusi logistik,termasuk pendirian dapur umum di BPBD Kota Bima sudah dilakukan,”kata Pelaksana Tugas Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kota Bima Syahrial Nuryadin,Selasa 28 Maret 2017。

Banjir menerjang 22 kelurahan di lima kecamatan Kota Bima pada Minggu,26 Maret 2017. Lima kecamatan yang terdampak yakni Kecamatan Rasanae,Kecamatan Rasanae Timur,Kecamatan Raba,Kecamatan Mpunda,dan Kecamatan Asakota。

Akibatnya tak kurang dari 2.500 jiwa terpaksa mengungsi。 Mereka ditampung di 15 titik pengungsian yang tersebar di Kota Bima。

Syahrial mengatakan,selain menerjang wilayah pemukiman,banjir merusak sejumlah wilayah persawahan di daerah tersebut。 Tak kurang dari 77 hektare lahan tanaman padi dan 15 hektare puso rusak akibat banjir。

Banjir diduga terjadi karena curah hujan yang sangat tinggi di hulu sungai,membuat Sungai Padolo dan Sungai Salo kemudian meluap ke pemukiman dan areal persawahan warga。 -dengan laporan ANTARA / Rappler.com