文章
  • 文章
国际

Soal Freeport,Papua dan Pemerintah Pusat satu suara

2017年3月22日下午2:39发布
2017年3月22日下午2:39更新

Pengunjuk rasa meneriakkan yel-yel saat aksi di depan kantor Agen Konsulat Amerika Serikat di Denpasar,Bali,Senin(20/3)。 Foto oleh Nyoman Budhiana / ANTARA

Pengunjuk rasa meneriakkan yel-yel saat aksi di depan kantor Agen Konsulat Amerika Serikat di Denpasar,Bali,Senin(20/3)。 Foto oleh Nyoman Budhiana / ANTARA

印度尼西亚雅加达 - Gubernur Papua Lukas Enembe memastikan pihaknya satu suara dengan pemerintah pusat soal kisruh PT Freeport。

“Apa yang diperjuangkan Papua dan Pemerintah Pusat sama,”kata Lukas usai bertemu Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan,Jakarta,Rabu 22 Maret 2017。

Seperti diberitakan sebelumnya,Pemerintah Pusat menuntut kepemilikan 51 persen saham PT Freeport。 Sikap pemerintah ini,kata Lukas,sejalan dengan sikap Provinsi Papua。

“Seluruh potensi ekonomi harus dikuasai negara。 Makanya 51 persen harus sahamnya diberikan ke Indonesia,“kata Lukas。 “Dan kita minta 10 persen saham ke pemerintah Papua dari saham 51 persen。”

Selain membahas soal Freeport,Lukas juga mengundang Presiden Joko Widodo untuk datang ke Papua meresmikan proyek pemerintah,salah satunya adalah pos lintas batas negara。 “Sudah selesai 169 miliar nilainya,”kata Lukas。 -Rappler.com